Oliga di Ujung Tanduk: Sebuah Ilustrasi Tersebutlah suatu perkumpulan di negeri antah berantah, Oliga namanya. Perkumpulan ini memiliki reputasi agung di masa lalu, tersohor ke berbagai penjuru negeri, karena capaian dan terutama kharisma pemimpinnya. Hingga tiba suatu masa Oliga ditinggal oleh pemimpinnya disebabkan penyakit misterius. Tak berselang lama setelah masa duka warga Oliga, datang pula berita bahwa sekutu-sekutu Oliga telah memutus hubungan secara sepihak, mereka beralih menjadi sekutu dari pesaing-pesaing Oliga. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa di tengah kemegahan Oliga ada pesaing-pesaing terus-menerus mengawasi. Situasi ini membuat Oliga limbung, kehilangan pemimpin membuat perkumpulan ini seperti kehilangan gairah hidup. Oliga benar-benar berada di ujung tanduk.
Postingan populer dari blog ini
MANUSIA SEBAGAI INTI ORGANISASI
Pengantar Mata Kuliah Perilaku Organisasi Program Studi: MPI / Semester III / Kelas A Pendahuluan Secara umum, organisasi dipahami sebagai kerjasama dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan tertentu, yang mustahil dicapai jika dilakukan secara individual. Pengertian ini menegaskan bahwa ada tiga komponen yang mesti ada dalam organisasi yaitu: orang (dua atau lebih), tujuan besar/bersama, dan kerjasama. Dua orang bekerjasama tanpa tujuan, atau dua orang memiliki tujuan bersama tanpa kerjasama, maka hal itu tidaklah dapat membentuk organisasi. Dalam praktiknya, organisasi dewasa ini mengalami diversifikasi dan spesifikasi, tetapi peran manusia tetap sangat menentukan di dalamnya. Peran-peran tersebut ada yang dijalankan sesuai koridor aturan bersama dan adapula yang dilandaskan pada kepentingan-kepentingan individual. Praktik demikian menjadi penentu kesuksesan suatu organisasi di masa-masa mendatang. Dengan demikian, manusia di dalam organisasi menjadi penyumbang penting ketahanan mau...
Perspektif Penelitian Kuantitatif: Sebuah Pengantar
Program Studi MP / Semester V / Kelas B Pendahuluan Penelitian pada dasarnya telah dilakukan oleh manusia sejak ia diciptakan, meskipun dengan cara-cara yang sangat sederhana, dalam pencarian pengetahuan tentang benda-benda yang ada disekitarnya. Dalam legenda agama-agama langit diceritakan tentang proses pemberian pengetahuan kepada Adam tentang berbagai hal di alam semester, yang dibimbing Tuhan secara langsung. Inilah pengetahuan pertama yang diperoleh manusia yang kemudian dikembangkan dari generasi ke generasi, mencari secara terus-menerus berbagai misteri alam semesta, hingga memecahkan hukum-hukum yang berlaku di dalamnya. Pencarian pengetahuan dan kebenaran oleh manusia tidak dilakukan dalam bentuk tunggal, tetapi melewati berbagai cara. Ada menggunakan nalar kritis, intuisi, otoritas tertentu, coba-coba, hingga cara-cara mistis. Berbagai cara tersebut dapat diperdebatkan kesahihannya dalam menemukan kebenaran. Tetapi, cara-cara penalaran nampaknya me...
Nurhapifah Syarif/19010103063
BalasHapusSlamet Fadillah 19010103060
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusYusuf Alek kurnadi/19010103062
BalasHapusDesri safitri.m 19010103037
BalasHapusNurlisan/19010103043
BalasHapusRiski Ulandari / 19010103065 🙏🏾
BalasHapusJulfia Ilyas(19010103057)
BalasHapusWidya sukma Lianingwati/19010103042
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusIrda Meryanti / 19010103046
BalasHapusMuh. Aksan / 19010103067
BalasHapusERNI SUSANTI/19010103052
BalasHapusFitri Maria Ulfa 19010103064
BalasHapusNur insan/19010103041
BalasHapusEndang larasaty/19010103040
BalasHapusRiski Ulandari / 19010103065
BalasHapusRiski Ulandari /19010103065
BalasHapusIksan nmuhammad 19010103049
BalasHapusBismika nur amanah Sholeh 19010103054
BalasHapusResti Angrawati/19010103050
BalasHapusMaldi Tasbi/19010103058
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusFarida/19010103047
BalasHapusSri rahayu /19010103045
BalasHapusNur hasmila/1901013044
BalasHapusSiti zafiana/19010103068
BalasHapusIsralsaputra/19010103066
BalasHapusSri sukma ayu/19010103048
BalasHapusElisa 19010103038
BalasHapusAyu Saputri/18010105053
BalasHapus